Tidak ada satu ukuran penempatan yang cocok untuk semua kaos. Beberapa faktor berikut perlu diperhatikan sebelum menentukan posisi sablon.
Sesuaikan Posisi dengan Ukuran Kaos
Ukuran S, M, L, dan XL memiliki dimensi yang berbeda. Jika satu desain ditempatkan menggunakan patokan yang sama tanpa penyesuaian, hasilnya bisa terlihat kurang proporsional.
Karena itu, gunakan titik referensi seperti jarak dari kerah, jahitan bahu, atau garis tengah kaos.
Metode ini membantu menjaga posisi desain tetap konsisten pada berbagai ukuran.
Tentukan Ukuran Desain Sebelum Menentukan Posisi
Ukuran artwork dan posisi sablon saling berkaitan.
Desain besar biasanya membutuhkan area tengah yang lebih luas. Sebaliknya, logo kecil akan terlihat lebih proporsional jika ditempatkan di area dada atau lengan.
Hindari memperbesar desain hanya untuk memenuhi ruang karena hasil visualnya bisa terasa berlebihan. Sebaliknya, desain yang terlalu kecil
juga bisa kehilangan detail dan kurang terlihat.
Perhatikan Jarak Sablon dari Kerah
Salah satu kesalahan umum dalam desain kaos adalah menempatkan sablon terlalu dekat dengan neckline.
Desain yang terlalu tinggi bisa terlihat seperti menempel pada kerah. Sementara itu, desain yang terlalu rendah akan membuat bagian atas kaos
terasa kosong.
Jarak yang seimbang membantu desain tetap terlihat natural ketika kaos dikenakan.
Sesuaikan dengan Bentuk dan Jenis Desain
Desain horizontal, vertikal, logo kecil, dan ilustrasi kompleks membutuhkan pendekatan penempatan yang berbeda.
Desain berbentuk memanjang secara vertikal biasanya membutuhkan ruang lebih banyak dari area dada hingga bagian tengah. Sementara desain horizontal perlu memperhatikan lebar area cetak agar tidak terlalu dekat dengan sisi kaos.